[vd-breadcrumbs]

Dana Miliaran Rupiah Pengadaan Buku Disdik Sampang Diduga Mark Up Harga

Juni 4, 2024 | by Putra Channel | [vd-hit] Views
AddText_06-04-03.43.38

Sampang||Channel.Com

Miliaran dana pengadaan buku perpustakaan untuk berbagai jenjang sekolah melalui dinas pendidikan Kabupaten Sampang belakangan disorot dan jadi perhatian publik, Selasa (4/6/2024).

Dalam kurun waktu 2023 dan 2024 kisaran kurang lebih 5 Milyar dana dialokasikan untuk sekolah berbagai jenjang, dana tersebut untuk pengadaan buku melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, akan tetapi pada kenyataan di lapangan sekolah yang terdaftar sebagai penerima bantuan buku tersebut sama sekali tidak pernah tahu menahu bahkan tidak pernah dilibatkan baik mengenai pengajuan atau pun pertimbangan kebutuhan sekolah masing masing.

Semua keterangan kepala sekolah yang dimintai keterangan mengaku tidak pernah mengajukan dan tidak tahu menahu tapi tiba tiba datang kiriman kardus berisi buku yang tidak disertai list nama dan jumlah buku, sehingga pihak sekolah ketika dimintai keterangan kesulitan menjelaskan karena tidak ada faktur tanda dan serah terima barang.

Kebanyakan buku bantuan ke beberapa sekolah di Kabupaten Sampang tersebut masih berada di dalam kardus dan belum digunakan sesuai peruntukan nya sehingga program dengan dana Miliaran Rupiah tersebut mendapat perhatian dari lembaga swadaya masyarakat Barisan Independen Nusantara ( DPD BIN Jatim ) Selasa 4/6/2024.

Arifin ketua DPD BIN Jatim menyatakan sudah mengirim surat audensi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang terkait proyek pengadaan buku melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang tersebut karena menurutnya anggaran miliaran rupiah yang dipakai seharusnya bermanfaat dan sesuai dengan tujuan programnya, akan tetapi di lapangan faktanya berbanding terbalik banyak sekolah selaku penerima mengaku tidak tahu menahu dan tak pernah meminta bantuan buku bahkan jika pun dimintai usulan maka tentunya mereka akan mengajukan sesuai kebutuhan sekolah.

Disamping itu kami menduga ada unsur kong kalikong antara Dinas Pendidikan dan pihak penyedia barang dan jasa, dimana salah satunya dari jumlah buku yang ditemukan dari beberapa sample di sekolah tidak sesuai dengan nilai pagu proyek masing masing sekolah yang artinya patut diduga ada permainan harga buku.

Ketua DPD BIN Jatim menambahkan temuan dilapangan dari beberapa sample sudah kami kompilasi dalam bentuk data sehingga nanti bisa kami sajikan dalam audensi dan bisa di expose oleh semua media online dan cetak, kita disini bicara tentang asas manfaat dari program pengadaan buku ini sendiri yang sudah tentu demi memajukan pendidikan dan menunjang semangat belajar siswa siswi di Kabupaten Sampang, dan sangatlah tidak terpuji jikalau benar nanti didapati penyimpangan dalam proses teknis dan pengadaan nya oleh pihak pihak tertentu dan akan menjadi kejahatan serius di dalam dunia pendidikan Kabupaten Sampang.

Sementara terpisah kepala dinas pendidikan kabupaten Sampang Mohamad Fadeli ketika dimintai keterangan perihal proyek miliaran rupiah pengadaan buku dilingkup dinas pendidikan belum merespon dan belum memberikan keterangan, via pesan WhatsApp Selasa 4 Juni 2024.(HR)

Share Artikel
Posted in
Tags in
RECOMMENDED FOR YOU